Friday, 13 September 2024

RUMAH TANGGA DIATAS ILMU

Memiliki rumah tangga yang bahagia menjadi dambaan setiap pasangan suami-istri, dan salah satu kiatnya adalah membekali diri dengan ilmu agama.

Pasangan suami-istri yang sudah belajar agama akan senantiasa mengamalkan ilmu yang mereka dapat di majelis ilmu, sehingga tercipta suasana rumah tangga yang nyaman dan tenteram.

Meski suami & istri sama-sama dituntut untuk belajar agama, tetapi yang lebih ditekankan di sini adalah seorang suami.

Dalam berumah tangga, seorang suami memiliki kewajiban-kewajiban yang harus dia tunaikan kepada istrinya.

Kewajiban tersebut tidak hanya berkaitan dengan nafkah (makan, pakaian, tempat tinggal), sebagaimana yang disangka oleh sebagian (atau banyak) suami.

Akan tetapi, terdapat kewajiban penting yang banyak dilalaikan oleh para suami, yaitu mendidik dan mengajarkan perkara atau kewajiban-kewajiban dalam agama kepada istrinya.

Hal ini sebagaimana pesan Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam kepada Malik bin Huwairits radhiyallahu ‘anhu, setelah Malik dan rombongannya datang ke Madinah untuk khusus belajar agama kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam selama kurang lebih dua puluh hari.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam berpesan kepada Malik bin Huwairits ketika hendak pulang ke kampung asalnya : “Kembalilah ke istrimu, tinggallah di tengah-tengah mereka, ajarkanlah mereka, dan perintahkanlah mereka.”
(HR. Bukhari no. 631, 7246, dan Muslim no. 674).

Peran suami adalah sebagai pendidik dalam keluarganya.

Fungsi sebagai pendidik dalam keluarga ini tidaklah bisa berjalan sebagaimana mestinya kalau suami suka atau hobi “keluyuran” ke luar rumah, meninggalkan anak dan istri tanpa ada kebutuhan yang mendesak.


Silahkan dishare untuk menyebarkan ilmu agama dan kebaikan. Jazakumullahu khairan.

Semoga bermanfaat.

Ustadz DR. MUHAMMAD ABDUH TUASIKAL M.SC.

No comments:

Post a Comment