Jika suami istri marahan Maka masing2 harus tau posisinya , bukan saling mencari siapa yang salah karena ujung2 nya akan saling menyalahkan
terlebih jika masing2 saling mempertahankan harga diri dan gengsi tinggi , maka ini hanya akan memperlama masalah yang semestinya bisa selesai cepat
Karena itu petunjuknya dihadist dalam masalah ini sudah ada
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَلاَ أُخْبِرُكُمْ بِنِسَائِكُمْ فِي الْجَنَّةِ؟قُلْنَا بَلَى يَا رَسُوْلَ الله كُلُّ وَدُوْدٍ وَلُوْدٍ، إِذَا غَضِبَتْ أَوْ أُسِيْءَ إِلَيْهَا أَوْ غَضِبَ زَوْجُهَا، قَالَتْ: هَذِهِ يَدِيْ فِي يَدِكَ، لاَ أَكْتَحِلُ بِغَمْضٍ حَتَّى تَرْضَى
“Maukah kalian aku beritahu tentang istri-istri kalian di dalam surga?” Mereka menjawab: “Tentu saja wahai Rasulullaah!” Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Wanita yang penyayang lagi subur. Apabila ia marah, atau diperlakukan buruk atau suaminya marah kepadanya, ia berkata: “Ini tanganku di atas tanganmu, mataku tidak akan bisa terpejam hingga engkau ridha.” (HR. Ath Thabarani dalam Al Ausath dan Ash Shaghir. Lihat Ash Shahihah hadits no. 3380)
Imam Al-Munawi rahimahullah berkata,
عني فمن اتصفت بهذه الأوصاف منهن فهي خليقة بكونها من أهل الجنة وقلما نرى فيهن من هذه صفاتها فالمرأة الصالحة كالغراب الأعصم
“Barang siapa yang bersifat dengan sifat-sifat tersebut, maka dia layak menjadi penghuni surga. Tetapi betapa jarang kita saksikan wanita yang bersifat demikian. Sesungguhnya wanita shalihah itu benar-benar seperti al-ghurab al-a’sham (yaitu, sejenis burung gagak yang memiliki paruh dan kaki berwarna merah dan sangat langka).” (Faidhul Qadhir, 3/137)
Perhatikan redaksi hadistnya ada 3 kondisi yang disebutkan :
1. Apabila istri marah
2.apabila istri diperlakukan buruk
3.apabila suaminya marah
Disebutkan 3 kondisi umum yang sering terjadi pada rumah tangga , yaitu baik yang salah suami (apalagi istri) maka tetap petunjuknya nabi صلى الله عليه و سلم hanya satu , yaitu istri hendaknya melawan ego dan gengsinya ..
https://www.facebook.com/share/p/nSS7KdxESaAowGU8/?mibextid=oFDknk
No comments:
Post a Comment