Pages
- Home
- Kisah Syaikh Abdul Qodir Jailani
- Kajian Islam Sunnah
- Kontroversi Nabi Isa, Beliau Muslim Sejati
- Meniti Jalan Salaf dengan Taat Kepada Pemerintah yang Sah
- Meluruskan Banyaknya Persepsi Keliru Tentang Wahabi
- Mengapa Terorisme Tidak Pernah Habis
- Griya Kajian Sunnah
- Kajian di Youtube
- Group Kajian Islam Ilmiah
- Kesalahan Gerakan Solat
- Alhamdulillah Dapat Musibah ?
- Hubungan antara Tauhid Uluhiyah dan Rububiyah
- Kesyirikan Dalam Mencela Waktu
- Jangan Seperti Orang Kafir
- Harta Tak Ternilai adalah Anak yang Soleh/Solehah
- Kurang Ajar Kepada Al Qur'an
- Memboikot Al-Quran
- Mencari Petunjuk Selain Al-Qur'an
- Musibah Menggugurkan Dosa
- Dzikir Mutlak
- Keistimewaan Kitab Shahih Al-Bukhari
- Adab-Adab Penuntut Ilmu
- Taat Kepada Pemerintah NKRI Kunci Keamanan Negeri
- Menjaga Rumah dan Putra-Putri dari Syaithon
- Kenakalan Remaja
- Sikap yang Benar Terhadap Ideologi Khilafah
- Pulang Kampung Tanpa Hutang
Tuesday, 18 June 2024
Membaca Al-Qur'an Dengan Suara Lirih Lebih Utama
Dari Uqbah bin 'Amir radhiallahu'anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
الجاهِرُ بالقرآنِ كالجاهرِ بالصَّدقةِ والمُسرُّ بالقرآنِ كالمسرِّ بالصَّدقةِ
“Orang yang membaca Al-Qur’an dengan suara keras, seperti orang bersedekah terang-terangan. Orang yang membaca Al-Qur’an dengan lirih, seperti orang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi”
(HR. At Tirmidzi no.2919, Abu Daud no.1333, Al Baihaqi, 3/13. Dishahihkan oleh Al Albani di Shahih Sunan At Tirmidzi).
@fawaid_kangaswad
📲 Follow Us:
https://t.me/kajianislamchannel
https://instagram.com/kajianislam_channel
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment