Bismillah
Jangan merasa kesal apalagi marah ketika ada yang mengatakan kepadamu "Semoga Allah memberimu hidayah".
Sebab memang semua orang perlu hidayah, Maka jangan merasa mencukupkan diri tidak butuh hidayah, sebab sekalipun kita orang yang paling alim dan bertaqwa pun tetap butuh hidayah.
Berkata Syekh Ibnu Baaz rahimahullah :
لا تتضايق اذا قيل لك الله يهديك انت بحاجة الى الهداية و لو كنت اتقى الناس ولو كنت اعلم الناس. بحاجة الى الهداية حتى تموت.
Janganlah kamu sedih (susah, sempit dada) apabila dikatakan kepadamu: "ALLAHU YAHDIK" (Semoga Allah memberi hidayah kepadamu), karena kamu butuh kepada hidayah, walaupun kamu orang yang paling bertakwa dan orang yang paling berilmu di antara manusia. Karena kebutuhan kepada hidayah sampai kamu mati.
(Al Fatawa Ibnu Baaz 7/163).
Sebab hidayah adalah perkara yang paling penting dan kebutuhan yang paling besar dalam kehidupan manusia.
Dengan hidayah adalah sebab utama seseorang memperoleh keselamatan dan kebaikan hidup manusia di dunia dan akhirat.
Dengan hidayah adalah sebab utama seseorang memperoleh petunjuk sehingga dapat membedakan mana yang haq dan yang bathil.
Dengan hidayah adalah sebab utama seseorang memperoleh kemudahan dalam ketaqwaan dan melakukan amal shalih.
Sehingga barangsiapa yang dimudahkan oleh Allah Ta’ala untuk meraihnya, maka sungguh dia telah meraih keberuntungan yang besar dan tidak akan ada seorangpun yang mampu mencelakakannya.
Allah Ta’ala berfirman :
{مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِي وَمَنْ يُضْلِلْ فَأُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ}
“Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk (dalam semua kebaikan dunia dan akhirat); dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka merekalah orang-orang yang merugi (dunia dan akhirat)” (QS al-A’raaf: 178).
Bahkan puncak dari hidayah adalah sebab seseorang dapat meraih surga dan sebaliknya siapa yang tak mendapat hidayah maka ia akan di dalam neraka.
Allah Ta’ala berfirman tentang ucapan para penghuni surga :
{وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ لَقَدْ جَاءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بِالْحَقِّ}
“Segala puji bagi Allah yang telah memberi hidayah kami ke (Surga) ini, dan kami tidak akan mendapat hidayah (ke Surga) kalau sekiranya Allah tidak menunjukkan kami” (QS al-A’raaf: 43).
Adapun tentang penghuni Neraka, Allah Ta’ala berfirman :
{احْشُرُوا الَّذِينَ ظَلَمُوا وَأَزْوَاجَهُمْ وَمَا كَانُوا يَعْبُدُونَ. مِنْ دُونِ اللهِ فَاهْدُوهُمْ إِلَى صِرَاطِ الْجَحِيمِ}
“Kumpulkanlah orang-orang yang zhalim beserta teman-teman yang bersama mereka dan apa yang dahulu mereka sembah selain Allah, lalu tunjukkanlah kepada mereka jalan ke Neraka” (QS ash-Shaaffaat: 22-23)
Dengan demikian seorang hamba sangat membutuhkan hidayah di setiap waktu dan tarikan nafasnya, tanpa sebuah hidayah seorang tak akan mampu menjalankan ketaatan dan bisa berpaling dari jalan yang lurus yang Allah ridhoi.
Semoga Allah Ta'ala senantiasa terus memberikan hidayahNya kita semua, sehingga kita terus dapat melakukan ketaatan dan menuju jalan yang lurus. Amin.
Silahkan dishare untuk menyebarkan ilmu agama dan kebaikan. Jazakumullahu khairan.

No comments:
Post a Comment