Monday, 10 June 2024

Bungkam Bid'ah Dengan Sunnah

 

Bismillah

Bungkam Bid'ah Dengan Sunnah

Ustadz Najmi Umar Bakkar حفظه الله تعالى

Ibnu Abbas رضي الله عنه berkata :

"Demi Allah, aku yakin saat ini tidak seorangpun yang lebih diharapkan kematiannya diatas muka bumi ini oleh syaithan melebihi kematianku." 

Kemudian seseorang bertanya : "Mengapa ?" 

Ibnu Abbas berkata : 

"Demi Allah, bermacam-macam bid'ah telah bermunculan dari arah Timur dan Barat. Lalu bid'ah tersebut dibawa oleh seseorang sampai di hadapanku. Di saat bid'ah itu sampai di hadapanku, aku bergegas membungkamnya dengan Sunnah. Maka SUNNAH memadamkannya."

(Lihat Kitab al-Lalika'i dalam I'tiqad Ahlus Sunnah I/55 no. 12).

Imam Asy-Syafi'i رحمه الله berkata :

أَجْمَعَ الْمُسْلِمُونَ عَلىَ أَنَّ مَنِ اسْتَبَانَ لَهُ سُنَّةٌ عَنْ رَسُولِ اللهِ لَمْ يَحِلَّ لَهُ أَنْ يَدَعَهَا لِقَوْلِ أَحَدٍ

"Kaum muslimin sepakat bahwa siapa saja yang telah jelas baginya sebuah SUNNAH (ajaran) Rasulullah ﷺ, maka tidak halal baginya untuk meninggalkan sunnah itu karena ingin mengikuti pendapat siapa pun."

(Lihat I’laamul Muwaqqi’iin II/282).

 Imam Al-Baihaqi رحمه الله berkata :

"Imam Asy-Syafi'i -semoga Allah meridhainya- bersikap keras terhadap orang-orang yang menyimpang dan para Ahlul Bid'ah. Beliau terang-terangan membenci dan menjauhi mereka."

(Manaqib asy-Syafi'i I/469).

Imam Yahya bin Ma’in رحمه الله berkata :

"Sungguh lebih baik ahli bid’ah yang nanti akan menjadi musuh-musuhku pada hari Kiamat, daripada Rasulullah ﷺ yang akan menjadi musuhku karena aku tidak mau membela SUNNAH beliau."

(Al-'Ilmusy Syaamikh hal

 388).

Imam Abu Bakar al-Ajurriy رحمه الله berkata :

"Semoga Allah menjadikan kami dan kalian termasuk dalam golongan orang-orang yang dengan perantaraan mereka sunnah menjadi hidup, bid'ah menjadi mati, hati-hati pembela kebenaran menjadi kuat, jiwa-jiwa pengekor hawa nafsu menjadi terkekang, berkat karunia dan kemurahan dari Allah."

(Asy-Syarii'ah I/270).

Silahkan dishare untuk menyebarkan ilmu agama dan kebaikan. Jazakumullahu khairan.

Barakallahu fiikum.

No comments:

Post a Comment