Wednesday, 15 May 2024

NASEHAT PENTING BUAT WANITA - KENAPA NERAKA BANYAK PENGHUNINYA ADALAH KAUM HAWA

 بِسْـــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

KARENA KEBANYAKAN WANITA TIDAK MENSYUKURI PEMBERIAN SUAMI ...

JADILAH ISTRI YANG QANA'AH

Apabila keuangan suami sedang sulit, maka bersabarlah,karena sesuatu yang baik selalu datang pada siapa saja yang sabar menunggunya, dan Allah pasti akan memberi balasan kepada orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.

Sebagaimana janji اللّٰهِ ﷻ dalam KalamNya :

 قُلْ يَٰعِبَادِ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمْ ۚ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا۟ فِى هَٰذِهِ ٱلدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗ وَأَرْضُ ٱللَّهِ وَٰسِعَةٌ ۗ إِنَّمَا يُوَفَّى ٱلصَّٰبِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ

Katakanlah : "Hai hamba-hambaKu yang beriman bertakwalah kepada Tuhanmu". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.

(QS. Az-Zumar 10).

Dan ketaatan istri pada suami adalah jaminan surgaNya.

 Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Jika seorang wanita melaksanakan shalat lima waktunya, melaksanakan shaum pada bulannya, menjaga kemaluannya, dan mentaati suaminya, maka ia akan masuk surga dari pintu mana saja ia kehendaki.” 

(HR. Ibnu Hibban dalam Shahihnya).

Suami adalah surga atau neraka bagi seorang istri. Keridhoan suami menjadi keridhoan Allah. Istri yang tidak diridhoi suaminya karena tidak taat dikatakan sebagai wanita yang durhaka dan kufur nikmat.

Suatu hari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa 

sallam pernah bersabda bahwa beliau melihat wanita adalah penghuni neraka terbanyak. Seorang wanita pun bertanya kepada beliau mengapa demikian ? Rasulullah pun menjawab bahwa diantarantanya karena wanita banyak yang durhaka kepada suaminya. 

(HR. Bukhari Muslim).

Kedudukan Hak Suami

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Kalau aku boleh memerintahkan seseorang untuk sujud kepada orang lain, maka aku akan memerintahkan para istri untuk sujud kepada suaminya, disebabkan karena Allah telah menetapkan hak bagi para suami atas mereka (para istri).

 (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, ia berkata : “hadis hasan shahih.” Dinyatakan shahih oleh Syaikh Albani).

Hak suami berada diatas hak siapapun manusia termasuk hak kedua orang tua. Hak suami bahkan harus didahulukan oleh seorang istri daripada ibadah-ibadah yang bersifat sunnah.

Dalam hak berhubungan suami-istri, jika suami mengajaknya untuk berhubungan, maka istri tidak boleh menolaknya. “Jika seorang suami memanggil istrinya ke tempat tidur, kemudian si istri tidak mendatanginya, dan suami tidur dalam keadaan marah, maka para malaikat akan melaknatnya sampai pagi.”

(HR. Bukhari Muslim). 

*Silahkan dishare untuk menyebarkan ilmu agama dan kebaikan. Jazakumullahu khairan.*

Semoga bermanfaat.

(muslim.or.id).

No comments:

Post a Comment