Saturday, 10 February 2024

PEMIMPIN HARUS PENYAYANG


Oleh Abdullah Zaen, Lc., MA

Nabi _shallallahu ‘alaihi wasallam_ pernah berdoa,

"اللهُمَّ مَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئًا ‌فَرَفَقَ ‌بِهِمْ، فَارْفُقْ بِهِ"

“Ya Allah, barang siapa memimpin ummatku lalu bersikap lembut kepada mereka, maka sayangilah ia”. HR. Muslim (no. 1828).

Kelembutan dan sifat penyayang pemimpin tidak sulit diidentifikasi. Bila itu merupakan karakter aslinya, maka ia akan bersikap sangat ramah terhadap rakyat, entah saat dishoting ataupun tidak. Bahkan dengan senang hati ia mau untuk diajak berpelukan, walau oleh rakyat biasa.

Pemimpin yang penyayang akan selalu memprioritaskan kesejahteraan rakyat kecil, bukan sekedar kesejahteraan para cukong dan pemodal yang memodalinya saat nyalon.

Banyak orang jahat tidak menghendaki negeri ini dipimpin oleh orang yang baik. Segala makar mereka rancang demi terpilihnya pemimpin yang tidak berkompeten. Untuk itu, selain berikhtiar maksimal, kita juga harus senantiasa berdoa memohon kepada Allah _ta’ala_ agar mengaruniakan pemimpin yang idaman bagi kita semua…

"اللَّهُمَّ وَلِّ ‌عَلَيْنَا ‌خِيَارَنَا، وَاكْفِنَا شِرَارَنا" 

“Ya Allah jadikanlah orang-orang baik sebagai pemimpin kami. Dan lindungilah kami dari orang-orang jahat”.


No comments:

Post a Comment